VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Suasana duka yang mendalam menyelimuti rumah duka di kawasan Sememi, Surabaya, Jawa Timur, saat kedatangan jenazah korban tragedi kapal Virgo Transport 8.
Isak tangis keluarga mewarnai kedatangan jenazah korban kapal Virgo Transport 8 di rumah duka kawasan Sememi, Surabaya, Jawa timur.
Uut, anak korban, bahkan menangis histeris hingga jatuh pingsan saat melihat kedatangan dinas sosial provinsi Jawa Timur yang membawa peti jenazah ayahnya, Imam Suparno (66), diturunkan dari mobil ambulans.
Almarhum Imam Suparno, yang sehari-hari bekerja sebagai montir truk, merupakan salah satu dari enam korban meninggal dunia akibat insiden terbaliknya kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Setelah diserahterimakan secara resmi oleh Dinas Sosial Jawa Timur kepada pihak keluarga, jenazah langsung disemayamkan, disalatkan, dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Babat Jerawat, Surabaya.
Cucu korban, Elvira, mengungkapkan bahwa keluarganya telah berupaya mencari kabar sejak Minggu malam di Posko Terpadu Gapura Surya Tanjung Perak. Kepastian duka baru diterima keluarga pada Selasa siang dari Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Selain Imam Suparno, terdapat tiga warga Jawa Timur lainnya yang juga menjadi korban tewas dan telah berhasil diidentifikasi oleh RS Bhayangkara Banjarmasin, yaitu Reyner Fausta Yulianto warga Blitar, Nurul Rian Hidayat warga Pamekasan, dan Deny Rizal Syaputra warga Kediri.
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di Perairan Kalimantan Selatan, Minggu dini hari (13/9/2026). Di kapal tersebut terdapat 243 orang, di mana sebanyak 114 penumpang yang berhasil dievakuasi telah tiba seluruhnya di Banjarmasin dengan rincian 108 orang selamat dan 6 meninggal dunia.
Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. (joe)



























