VOICEINDONESIA.CO, Jombang – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Kecelakaan melibatkan Toyota Hiace dan truk hingga mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
Kecelakaan itu terjadi di KM 687+200, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jumat (11/9) sekitar pukul 23.30 WIB.
Data terbaru menyebutkan, empat korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Mereka yakni Kukuh Bimbing, 22, warga Karanganyar; Dwi Raharjanto, 49, warga Klaten; Tendi Anggoro, 28, warga Wonogiri; serta Prawoto, 55, warga Sukoharjo.
Selain korban meninggal dunia, tujuh penumpang Hiace lainnya mengalami luka ringan. Mereka yakni pengemudi Hiace Eko Budianto Setiawan, 38, warga Kota Serang; Lidia Yustika, 28, warga Surabaya; Edi Mursito, 55, warga Sukoharjo; Ismaya Salindri, 35, warga Surakarta; Ghofur Y Saputra, 37, warga Malang; Sunarto, 46, warga Parigi Moutong, Sulawesi Tengah; dan Yudha, 26, warga Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, dua orang yang berada di dalam truk, yakni Muhar, 55, dan Arif Purwanto, 16, keduanya warga Purbalingga, dilaporkan tidak mengalami luka.
“Untuk pengemudi dan penumpang truk, Muhar, 55, dan Arif Purwanto, 16, keduanya warga Purbalingga, tidak mengalami luka,” kata Sudirman, Sabtu (12/9).
Seluruh korban kemudian mendapat penanganan petugas. Empat korban meninggal dunia dievakuasi dari lokasi kejadian, sedangkan korban luka dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.
“Petugas sudah melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban maupun kendaraan yang terlibat. Perkara kecelakaan ini masih ditangani untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Kecelakaan tersebut sebelumnya diketahui melibatkan Toyota Hiace warna merah dengan sebuah truk. Berdasarkan data yang dihimpun dari AKP Dirman (PJR Jatim 3), Hiace mengalami kerusakan parah pada bagian depan setelah menabrak bagian belakang truk.
Petugas mengimbau pengguna jalan tol untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari. Pengemudi juga diminta tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika mulai mengantuk.
“Kami mengimbau pengemudi selalu menjaga jarak aman, fokus saat berkendara dan beristirahat apabila mengantuk. Jangan memaksakan diri karena kondisi mengantuk bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.(joe)



























