VOICE Indonesia
HOT
Hukum & Politik

Nelayan Cilacap Adukan Kesulitan Dapatkan Solar Subsidi ke Gibran

Afifah - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi3 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bertemu dengan para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bertemu dengan para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bertemu dengan para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (26/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, nelayan menyampaikan sejumlah persoalan, terutama terkait ketersediaan solar bersubsidi dan kendala administrasi untuk memperolehnya.

Gibran mengatakan pemerintah perlu memastikan kuota dan ketersediaan solar sesuai dengan kebutuhan nelayan di lapangan.

"Solar adalah kebutuhan penting bagi nelayan. Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memastikan kuota dan ketersediaan solar sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujar Wapres, dalam keterangan yang diterima di Jakarta Senin (26/10/2026).

Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, Gibran meminta Staf Khusus Wapres Tina Talisa mengawal penyaluran solar bersubsidi di Cilacap agar sesuai dengan kebutuhan nelayan.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan kuota solar yang diperuntukkan bagi nelayan.

Gibran turut menyoroti kendala administrasi yang dihadapi sebagian nelayan dalam mengurus surat rekomendasi pembelian solar bersubsidi.

Nelayan dengan kapal berukuran di bawah 30 gross tonnage (GT) yang belum memiliki surat rekomendasi diminta mendatangi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat.

Ia meminta data nelayan yang belum memperoleh surat rekomendasi segera dihimpun agar proses pengurusannya dapat ditindaklanjuti.

"Pak Seswapres (Plt. Sekretaris Wapres), tolong minta daftar nama nelayan yang belum dapat surat rekomendasi, kita teruskan ke BPH Migas dan KKP agar kepengurusan bisa segera diselesaikan. Untuk pengerukan dan pembangunan talud kita koordinasikan ke Kementerian PU," imbau Wapres.

Selain masalah solar, para nelayan juga menyampaikan aspirasi terkait pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) berbasis minyak jelantah, layanan desa, bantuan sosial, air bersih, serta pelayanan yang setara bagi seluruh warga.

Gibran juga meminta agar komunikasi dengan perwakilan nelayan tetap terjalin setelah kunjungan.

Ia mengarahkan perwakilan nelayan mencatat nomor kontak pejabat pendamping agar perkembangan penanganan berbagai persoalan dapat dipantau.

Dalam dialog tersebut, seorang nelayan bernama Agustin mengapresiasi kebijakan penyediaan solar khusus bagi kapal berukuran 31–200 GT. Menurut dia, kebijakan tersebut membantu kelancaran aktivitas melaut.

"Saya pertama-tama, saya sangat mengucapkan terima kasih atas kebijakan dari Pak Presiden dan Pak Wakil Presiden terealisasi solar khusus nelayan untuk GT31-200. Ini belum pernah terjadi, ini betul-betul sungguh luar biasa. Jadi buat kapal yang GT31-200 sampai sekarang bisa melaut dengan lancar," kata Agustin.

Sementara itu, nelayan lainnya, Temu, mengatakan keterbatasan solar bersubsidi masih menjadi kendala bagi kapal berukuran 30 GT ke bawah. Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan persoalan tersebut agar nelayan dapat melaut dengan lebih lancar.

"Cilacap selalu kekurangan BBM subsidi solar untuk kapal 30 GT ke bawah, Pak. Saya mohon barangkali nanti Bapak Wakil Presiden, ini yang sangat ditunggu-tunggu sekali oleh rakyat yang ada di Kabupaten Cilacap, supaya ini bisa terealisasi dan memberikan keamanan, kenyamanan untuk nelayan dan para nelayan bisa melaut dengan baik," papar Temu.

Menanggapi keluhan tersebut, Gibran mengatakan pemerintah akan memeriksa kendala yang dihadapi nelayan, termasuk persyaratan administrasi yang belum terpenuhi.

"Coba nanti kami cek ya, kekurangan syarat-syaratnya apa. Kami hadir di sini untuk menyelesaikan permasalahan nelayan yang ada di sini,” ungkap Gibran Rakabuming. (af)

Pilihan Redaksi

Bukan Cuma Perhotelan, Ini 3 Sektor Baru untuk PMI di PortugalPekerja Migran Indonesia

Bukan Cuma Perhotelan, Ini 3 Sektor Baru untuk PMI di Portugal

S Nurafifa· 26 October 2026
#Nelayan#Gibran Rakabuming Raka#Solar
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.