Baca Juga : KPK Periksa Sekjen Kemenaker Tersangka meliputi Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-2025 Gerry Aditya Herwanto Putra, dan Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020-2025 Subhan. Tersangka lainnya adalah Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020-2025 Anitasari Kusumawati, Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker pada Maret-Agustus 2025 Fahrurozi, Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto, serta sejumlah pejabat dan pihak swasta lainnya. Pada 11 Desember 2025, KPK mengumumkan tiga tersangka baru dalam kasus tersebut. Mereka adalah mantan Kepala Biro Humas Kemenaker Sunardi Manampiar Sinaga, mantan Sekretaris Ditjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Chairul Fadhly Harahap, serta mantan Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Haiyani Rumondang. Kasus pemerasan pengurusan sertifikat K3 ini melibatkan berbagai pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan dari berbagai tingkatan. KPK terus melakukan penyidikan untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam praktik pemerasan tersebut. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Mengawal Gerbang Negara: Analisis Mendalam Kewenangan Baru Imigrasi Pasca UU 63/2024
Baca Berita Lainnya di Google News


























