VOICE Indonesia
Hukum

Polda Metro Targetkan Pecahkan Teka-teki Kematian Diplomat Kemlu Pekan Depan

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Polda Metro Targetkan Pecahkan Teka-teki Kematian Diplomat Kemlu Pekan Depan
Polda Metro Targetkan Pecahkan Teka-teki Kematian Diplomat Kemlu Pekan Depan
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Polda Metro Jaya menargetkan penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, rampung dalam waktu satu minggu. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menyebut timnya tengah mendalami berbagai bukti penting, termasuk rekaman CCTV, hasil autopsi, dan barang bukti digital. "Mudah-mudahan seminggu lagi selesai, nanti ada kesimpulan," ujar Karyoto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/7/2025). Bukti digital seperti laptop dan ponsel korban sedang dianalisis oleh tim forensik. Baca Juga: 10 Ribu Warga Sambas Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Begini Respon Menteri P2MI Dari perangkat tersebut, polisi akan menelusuri jejak komunikasi dan aktivitas korban sebelum meninggal. Karyoto menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara komprehensif, tanpa buru-buru menyimpulkan dari satu petunjuk saja. “Kami sudah banyak menangani kasus seperti ini. Semua alat bukti akan dikaji sebelum simpulan akhir dibuat,” tambahnya. Sebelumnya, Arya Daru Pangayunan, diplomat muda yang bertugas di Kemlu, ditemukan tewas di indekos kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025), sekitar pukul 08.30 WIB. Baca Juga: Gubernur Jatim Usulkan Shelter untuk PMI di Taiwan dan HongKong  Korban ditemukan oleh penjaga kos dengan kondisi seluruh kepala terlilit lakban. Kasus tersebut kini resmi ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandi membenarkan bahwa penyelidikan awal telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya untuk penanganan lebih lanjut.

Ringkasan AI

**Rangkuman Berita:** Polda Metro Jaya menargetkan menyelesaikan penyelidikan kasus kematian diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan dalam satu minggu ke depan. Tim sedang menganalisis bukti penting termasuk rekaman CCTV, hasil autopsi, dan bukti digital seperti laptop dan ponsel korban untuk menelusuri jejak komunikasi sebelum meninggal. Arya ditemukan tewas di indekos Gondangdia pada 8 Juli 2025 dengan kondisi kepala terlilit lakban, dan kasus ini kini ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.