VOICEINDONESIA.CO, Washington – Sedikitnya tujuh personel Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam bentrokan hebat di kapal induk USS Abraham Lincoln, kapal induk canggih AS yang dikerahkan selama perang melawan Iran berkecamuk. Laporan ini disampaikan kantor berita Iran, Tasnim News Agency, yang mengutip sumber militer, dan dilansir ulang oleh Press TV, Rabu (12/8/2026).
Menurut laporan Tasnim, insiden ini bermula ketika seorang penasihat Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Brad Cooper naik ke USS Abraham Lincoln untuk menanggapi keluhan yang semakin meningkat dari para awak kapal, menyusul protes pihak keluarga tentara AS terkait lamanya masa penugasan kapal induk tersebut.
Penasihat itu disebut disambut cemoohan dan lemparan botol air saat berbicara di hadapan para personel Angkatan Laut AS yang berkumpul, sebelum konfrontasi tersebut memuncak menjadi perkelahian fisik antarawak kapal.
Sejumlah pisau dan senjata tajam lainnya disebut digunakan dalam perkelahian tersebut, mengakibatkan sedikitnya tujuh personel militer AS tewas dan beberapa lainnya luka-luka, menurut sumber yang dikutip Tasnim.
Insiden ini dinilai mencerminkan semakin meningkatnya keresahan di kalangan awak kapal dan tekanan yang kian memuncak di internal militer AS akibat masa pengerahan yang berkepanjangan. Suasana di atas kapal induk itu dilaporkan masih tegang dan tidak menentu.
Perlu dicatat, laporan ini bersumber dari media Iran yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), pihak yang tengah berkonflik langsung dengan AS, dan hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari Pentagon atau otoritas militer AS terkait klaim tersebut.



























