VOICE Indonesia
Nasional

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

Abdulloh Hilmi - VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia di Google
1001285634
Bendungan Jlantah Karanganyar, Jawa Tengah(Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PU)

VOICEINDONESIA.CO, Karanganyar – Di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino, kehadiran Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menjadi andalan dalam menjaga ketersediaan air. Bendungan yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (10/7/2026) lalu ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendali air, tetapi juga dapat menopang ketahanan pangan hingga energi.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan bendungan merupakan infrastruktur strategis yang memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan. Menurut Menteri Dody, keberhasilan pembangunan bendungan baru benar-benar dirasakan ketika air mengalir hingga ke lahan pertanian dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air memerlukan tata kelola air yang tertib, berkelanjutan, dan benar-benar sampai kepada rakyat. Bendungan adalah hulu dari pelayanan itu,” kata Menteri Dody dalam keterangannya yang diterima Selasa (21/7/2026).

Dengan kapasitas tampung mencapai 11,82 juta m3 dan luas genangan 54,77 hektare, bendungan ini dapat mereduksi banjir di area persawahan seluas 87 hektare serta mendukung ketahanan pangan melalui layanan jaringan irigasi seluas 1.494 hektare.

Melalui jaringan irigasi tersebut, bendungan ini mampu menjaga pasokan air ke sawah-sawah warga. Sebanyak 806 hektare di antaranya melalui jaringan yang tersebar di 15 Daerah Irigasi (DI). Dampaknya, indeks pertanaman meningkat signifikan dari 172 persen menjadi 272 persen, memungkinkan petani menanam lebih sering dalam setahun.

Selain itu, masih terdapat potensi pengembangan irigasi seluas 688 hektare yang tersebar di 20 Daerah Irigasi (DI), dengan indeks pertanaman yang sama. Bendungan ini sekaligus dapat mendukung program cetak sawah yang berada di saluran induk Jlantah dengan potensi luasan mencapai 229,90 hektar.

Tak hanya itu, Bendungan Jlantah juga menyediakan air baku sebesar 150 liter per detik yang dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan air minum di tiga kecamatan. Cakupan layanan yang sebelumnya hanya 20 persen kini meningkat menjadi 100 persen.

Bahkan, bendungan ini turut mendukung pemenuhan kebutuhan air domestik di tiga kecamatan dengan proyeksi swasembada air mencapai 71,41 persen pada tahun 2040.

Kontribusi Bendungan Jlantah ini juga memiliki manfaat terhadap pemenuhan energi listrik untuk mendukung swasembada energi sebesar 10,625 MW, yang terdiri dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,625 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 10 MW.

Pembangunan bendungan yang terletak di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar ini dilaksanakan melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air sejak tahun 2019 hingga 2024, dengan total biaya mencapai Rp1,02 triliun.

Kehadiran bendungan tersebut diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan daerah sekaligus sebagai solusi jangka panjang menghadapi krisis air, terutama saat musim kemarau El Nino.

Ringkasan AI

Bendungan Jlantah di Karanganyar siap menjaga ketersediaan air selama musim kemarau dengan kapasitas tampung 11,82 juta m3 dan jaringan irigasi seluas 1.494 hektare, meningkatkan indeks pertanaman hingga 272 persen. Selain itu, bendungan ini mendukung swasembada air, pangan, dan energi melalui penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta pembangkit listrik mikrohidro dan tenaga surya.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

PMI Tanjungpinang Disekap di Myanmar, Keluarga Diperas Rp110 JutaPekerja Migran Indonesia

PMI Tanjungpinang Disekap di Myanmar, Keluarga Diperas Rp110 Juta

VOICE Indonesia· 21 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.