VOICE Indonesia
Nasional

Kemhan dan TNI Mulai Batasi BBM, Ini Alasannya

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Kemhan dan TNI Mulai Batasi BBM, Ini Alasannya
Kemhan dan TNI Mulai Batasi BBM, Ini Alasannya

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara nasional.

Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif dalam mengantisipasi dinamika geopolitik global yang berpotensi mengganggu stabilitas energi dalam negeri.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya efisiensi nasional.

Baca Juga: Tunggu Viral, KPK Kembalikan Yaqut Cholil ke Rutan

Strategi ini mencakup pengaturan sumber daya berbasis prioritas, mulai dari operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) hingga mobilitas kedinasan.

"Langkah-langkah yang disiapkan mencakup pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas," kata Rico di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Implementasi teknis dari kebijakan ini mencakup beberapa poin krusial, di antaranya.

Pertama, penyesuaian waktu kerja dengan mengubah pola lima hari kerja menjadi empat hari pada fungsi-fungsi tertentu.

Baca Juga: Pemudik Diimbau Manfaatkan Kebijakan WFA

Kedua, optimalisasi Alutsista dengan pengaturan penggunaan alutsista berdasarkan indeks prioritas dan kebutuhan operasi.

Ketiga, pembatasan Kendaraan Dinas yaitu pengetatan penggunaan kendaraan dinas dan angkutan jemputan pegawai dengan tetap menjaga efektivitas tugas.

Meskipun terdapat pembatasan, Brigjen TNI Rico menegaskan bahwa kebijakan ini bukan indikator kondisi darurat, melainkan bentuk disiplin dalam pengelolaan sumber daya strategis.

Ia juga memastikan bahwa stok energi nasional saat ini masih dalam posisi stabil.

"Melalui langkah ini, Kemhan dan TNI mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama memperkuat ketahanan nasional dengan mengedepankan efisiensi, tanggung jawab, dan semangat bela negara," terang Rico. (af/hi)

Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan

Baca Berita Lainnya di Google News

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Kementerian Pertahanan dan TNI secara resmi membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai langkah efisiensi nasional mengantisipasi dinamika geopolitik global yang berpotensi mengganggu stabilitas energi dalam negeri. Implementasi kebijakan ini mencakup perubahan pola kerja dari lima hari menjadi empat hari, optimalisasi penggunaan alutsista (alat utama sistem persenjataan) berdasarkan prioritas, dan pembatasan kendaraan dinas. Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan bahwa langkah ini bukan indikasi kondisi darurat, melainkan bentuk disiplin pengelolaan sumber daya strategis, dan stok energi nasional saat ini tetap stabil.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.