
Anti Trafficking Dikriminalisasi, Pemerintah Tidak Lagi Gelar Hassan Wirajuda Pelindungan Award

Ringkasan AI
**Ringkasan Berita:** Pemerintah Indonesia dikritik telah melakukan marginalisasi dan kriminalisasi terhadap masyarakat sipil yang berjuang melindungi pekerja migran dan korban perdagangan orang (TPPO). Kementerian Luar Negeri menghentikan pemberian Hassan Wirajuda Pelindungan Award, penghargaan yang sebelumnya rutin diberikan kepada aktivis dan organisasi yang berdedikasi di bidang perlindungan pekerja migran. Aktivis anti-trafficking seperti SBMI dan Romo Pascal juga mengalami kriminalisasi saat melakukan advokasi, padahal masyarakat sipil memiliki data lapangan empiris yang tidak dimiliki pemerintah dan penting untuk perlindungan migran yang komprehensif.
Powered by Ajakin.id — AI EnginePilihan Redaksi
ImigrasiBolak-Balik ke Papua, Warga Rusia Ini Dideportasi
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Jadwal Event Terbaru
Agenda pameran, job fair, dan seminar pilihan
Punya acara dan ingin diliput VOICE? Kerja samanya gratis — barter promosi.
Ajukan Kerja SamaKomentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Indonesia Darurat Budaya Keselamatan Kerja
Ketenagakerjaan

Vonis eks Konsultan Nadiem dalam Kasus Chromebook Diperberat jadi 5 Tahun
Hukum

Kecewa Tak Ditemui Eri Cahyadi, Ratusan Jukir Terlibat Aksi Dorong Gerbang Pemkot Surabaya
Daerah

Muktamar NU ke-35 Soroti Celah Hukum Rugikan Pekerja Rentan
Edukasi

KKN UIN Walisongo Dorong Digitalisasi UMKM Desa Sojomerto
Humaniora
Editorial

Skandal SI Permit: Saat Negara Absen, Pekerja Migran Diperas hingga 145 Miliar

Risih Berita Viral, Pejabat Coba Pembungkaman Pers Terkait TPPO

Integrasi Data Real Time Perkuat Layanan Imigrasi

Asa Keadilan Bagi Korban Perdagangan Orang Mengambang

Menagih Transparansi Penanganan Kasus Perdagangan Orang di Batam
Liputan Khusus
Komentar Terbaru
Anehnya.., media bisa juga dikibulin padahal sudah jadi rahasia umum wkwk.. salam #86presisi
→ Polsek KKP Batam Bantah Isu Tebusan Kasus TPPO














